Berita  

Apakah CCTV akan Tetap Menyala Saat Mati Listrik?

Apakah CCTV akan Tetap Menyala Saat Mati Listrik?

Jurnal Hukum Indonesia.- CCTV (Closed-circuit television, Televisi sirkuit tertutup), juga dikenal sebagai kamera

pengawas, adalah penggunaan kamera video untuk mengawasi suatu tempat dan kemudian mengirimkan sinyal ke tempat pengawasan (seperti pos keamanan) dan juga menyimpan rekaman hasil pengawasan ini.

Beberapa CCTV dilengkapi dengan baterai sebagai sumber tenaga cadangan atau back up. Sehingga CCTV ini dapat digunakan untuk merekam meski dalam keadaan lampu mati. Hal ini sangat berguna bila misalnya pelaku kejahatan memutus aliran listrik ke CCTV saat melakukan kejahatannya, atau ketika terjadi bencana alam seperti gempa dan banjir yang menyebabkan arus listrik terhenti.

BACA JUGA :  Kapolresta Sidoarjo Tinjau Kawasan Terdampak dan Posko Pengungsian Erupsi Semeru

Beberapa model CCTV lain tidak memiliki cadangan tenaga ini. Sehingga, begitu arus listrik putus maka kinerja CCTV akan berhenti. Untuk itu, saat membeli perlu dicek spesifikasi CCTV tersebut. Hal ini bisa diatasi dengan menggunakan UPS (Uninterruptible power supply) adalah alat penyimpan listrik pada saat DVR dan kamera kehilangan energi dari sumber utamanya atau Listrik.

Penggunaan UPS dianggap efektif ketika listrik padam, karena masih adanya backup daya yang dapat digunakan ketika listrik padam, tentu ini penting, mengingat kondisi listrik padam kita tetap dapat merekam aktivitas yang tertangkap kamera, standarnya anda bisa memberli UPS dengan kapasitas 600VA atau 1200 VA untuk perangkat DVR dan Kamera CCTV.

BACA JUGA :  Doa Rasulullah Tatkala Turun Hujan

Nara Sumber : LEMBAGA SANDYA KARA PRAWARA (SKP LAW FIRM)
Youtube : SKP LAW FIRM

Tinggalkan Balasan