Berita  

Bupati Jember Lungguh Bareng Para Petani Saling Pererat Silaturahmi

Bupati Jember Lungguh Bareng Para Petani Saling Pererat Silaturahmi

JEMBER — Jurnal Hukum Indonesia.- Usai menggelar kirab gunungan hasil bumi, para petani dipersilakan masuk ke rumah dinas alias Pendopo Bupati Jember.

Para petani dan Bupati Jember Ir. H. Hendy Siswanto, ST. IPU. berkumpul duduk bersila di lantai. Tak ada sekat, pertemuan pemimpin daerah dengan rakyatnya begitu hangat dan cair, keduanya saling merekatkan silaturahmi.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Jember Hendy Siswanto dipersilakan untuk memotong tumpeng yang dibawa para petani.

Dalam sambutannya, Bupati Hendy Siswanto meminta para petanu untuk terus mempertahankan profesi sebagai petani.

BACA JUGA :  E-Library, Gairahkan Minat Membaca Masyarakat

“Pertanian lah yang paling utama, urusan pangan urusan perut ini hajat hidup sampai kiamat, dan petani adalah garda terdepan ketahanan pangan dunia,” ujar Bupati Hendy Siswanto.

Sehingga ia meminta para petani yang tergabung dalam KTNA Jember dan juga seluruh petani lainnya di Kabupaten Jember supaya mempertahankan lahan pertaniannya.

Lahan pertanian adalah tempat produksi pangan, kalau lahannya berubah fungsi lalu bahan baku pangan akan berkurang yang berdampak buruk bagi kehidupan generasi selanjutnya.

“Kita tidak hidup terus, kita akan mati dan kelak yang akan menggantikan kita semua adalah anak kita, cucu kita generasi penerus bangsa. Kalau sekarang lahan bercocok tanam berkurang, mau makan apa mereka (generasi penerus) ke depannya?” tanya Bupati Hendy dengan tegas.

BACA JUGA :  Proyek Pengembangan Kilang Balikpapan Lampaui Target

Bupati Hendy juga menyinggung petani yang menjual gabah.

“Padahal kalau itu diselep dulu berupa berad lalu dibungkus rapi akan meningkatkan nilai jualnya,” sambungnya.

Bupati Hendy Siswanto mendorong para petani untuk memulai memproduksi hasil pertaniannya menjadi barang jadi atau barang turunan dari sektor pertanian.

Tinggalkan Balasan