Dugaan Korupsi Penjualan Barang bukti, Dilakukan Oknum Satpol PP, Kejari Surabaya Mulai Melakukan Penyelidikan

Dugaan Korupsi Penjualan Barang bukti, Dilakukan Oknum Satpol PP, Kejari Surabaya Mulai Melakukan Penyelidikan

Surabaya – Jurnal Hukum Indonesia.- Kejaksaan Negeri Surabaya melakukan penyelidikan dugaan korupsi yang terjadi di internal Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Surabaya, terkait penyalahgunaan kewenangan menjual barang hasil sitaan bernilai miliaran.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya Danang Suryo Wibowo mengatakan saat ini pihaknya masih melakukan pengumpulan bahan keterangan terkait dugaan penyalahgunaan kewenangan menjual barang bukti sitaan yang dilakukan oleh Oknum Penjabat Satpol PP Surabaya.

“Iya saat ini masih dalam proses penyelidikan, dalam waktu tidak lama lagi kita akan menyampaikan pada teman – teman media,”ujarnya, Rabu (8/6/2022).

BACA JUGA :  Penyerangan yang Dilakukan Oleh Kelompok KKB

Ia menambahkan, soal perkara ini merupakan barang bukti hasil sitaan yang selama ini dilakukan oleh Satpol PP Surabaya.selama kegiatan operasi penertiban.

Disinggung soal barang sitaan tersebut, apakah sudah termasuk kategori aset negara?,

“Kita àkan selidiki lebih dalam (status barang sitaan), karena itu kan termasuk barang dari hasil operasi penertiban yang melanggar,”kata kajari.

Dikonfirmasi terkait soal perkara ini, apakah termasuk tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Oknum Satpol PP?

Kajari menjelaskan, perkara tindak pidana korupsi itu tidak hanya menyangkut kerugian negara saja, Namun, dalam Undang – Undang Tindak Pidana Korupsi juga ada aturan yang mengatur soal penyalahgunaan jabatan sebagai aparatur sipil negara (ASN).

BACA JUGA :  PBSI Lepas Tim Bulutangkis Indonesia dalam Piala Thomas-Uber 2022 dan SEA Games 2021

“Perlu diketahui Pemahaman korupsi itu tidak harus mengenai pasal 2 dan 3 (UU Tipikor) saja. Karena ada juga ketentuan lain dimana ASN bisa juga melakukan tindak pidana dalam konteks kerugian negara, namun ada juga penyalahgunaan jabatan,”ujarnya.(Nur).

Tinggalkan Balasan