Berita  

Kajati Jatim Mia Amiati Pertama Kali Menyelesaikan Kasus Narkoba Secara Restorative Justice

Kajati Jatim Mia Amiati Pertama Kali Menyelesaikan Kasus Narkoba Secara Restorative Justice

Surabaya — Jurnal Hukum Indonesia.- Kejati Jatim menghentikan penuntutan dengan cara restorative justice itu dilakukan terhadap tersangka PE Bin G, yang tinggal di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur.bekerja sebagai buruh serabutan.yang ditangkap oleh Polres Trenggalek dalam perkara pengguna narkoba.

“Tersangka ini memiliki perilaku yang baik dalam masyarakat dan tidak pernah melakukan perbuatan melanggar hukum,” sebut Kajati Jatim Mia Amiati, Kamis 4 Agustus 2022.

“Selain itu, tersangka hanya sebagai pengguna dan untuk diri sendiri dan tidak ada ketergantungan terhadap narkoba,” imbuh Kajati wanita pertama di Jatim ini.

BACA JUGA :  Trend Eksebisionis Di Ruang Publik, Rusak Moral Anak Bangsa

Sebelumnya, penyidik, menjerat tersangka dengan pasal pasal L 127 ayat (1) huruf a UURI No. 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman pidana paling lama 4 tahun.

Alasan lainnya, masih menurut Mia Amiti, tersangka bukan sebagai produsen, bandar, pengedar maupun kurir jaringan narkoba.

Bahkan, tersangka bukan juga residivis kasus narkoba maupun tidak pernah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO).

Sedangkan barang bukti narkoba jenis sabu yang diisap tersangka bersama teman-temannya adalah milik teman tersangka,(berkas terpisah)

Selain itu juga sudah ada hasil assesmen dari Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Trenggalek dan tim dokter menyimpulkan bahwa tersangka layak untuk direhabilitasi.

BACA JUGA :  Cegah Penolakan Produk Perikanan di Pasar Global, Pemerintah Lakukan Mitigasi

“Örang tua tersangka juga menyetujui dilakukan rehabilitasi. Selesai rehab, orang tuanya juga menyatakan sanggup membina kembali tersangka menjadi orang yang baik,” terang Mia Amiati.

Untuk Diketahui, Tersangka PE Bin G datang kerumah temannya sekitar pukul 15.30 WIB untuk mengantar uang upah kerja di pelelangan TPI,

lantas mengajak untuk mengisap sabu secara bergantian.

Di tengah pesta narkoba tersebut, tiba-tiba petugas Reskoba Polres Trenggalek datang menggerebek.

dan menyita sisa sabu habis dipakai serta satu buah HP merk Xiomi Note 9 Pro.

BACA JUGA :  Wagub Emil -- Kemiskinan Ekstrem Ditekan, Kemiskinan Secara Umum Mengikuti

Setelah ditangkap tersangka PE Bin G dilakukan pemeriksaan urine, ternyata hasilnya mengandung amphetamine dan methamphetamine.selanjutnya,

Jaksa mendatangi keluarga tersangka diketahui warga kurang mampu. yang tinggal di Dusun Krajan RT 2 RW 1 Desa Gayam Kecamatan Panggul, Trenggalek.

Bahkan salah satu keluarga menjelaskan pada Jaksa Penuntut Umum (JPU),”Bahwa tersangka PE BIN G memiliki perilaku yang baik dalam masyarakat.dan juga tidak pernah melakukan perbuatan melanggar hukum,”ucap .

Tinggalkan Balasan