Berita  

Ketika Dirimu(ku) Mecintai Diriku(mu) Sesion 04

Avatar of Jurnal Hukum Indonesia
Ketika Dirimu(ku) Mecintai Diriku(mu) Sesion 04

Opini — Jurnal Hukum Indonesia.–

Dirimu memang bukanlah sebuah pahatan kisah yang kupajang dalam bingkai telaah banyak mata. Hanya cukup disini sebagai pelipur lara. Lara ..? Iyya lara , nyata bukan suatu fatamorgana. Diriku saat ini tengah berjuang abaikan situasi tak mengenakkan dalam diri. Terasa aneh disaat sekian lama diriku mampu tepis segala hunjaman energi negatif , tiba tiba disaat kutak ingin lagi menyayangi dan mengasihimu , justru diriku tumbang . Hahaha .. fenomena yang menggelikan terlihat sangat kontradiktif dari berbagai sudut pandang. Betapa tidak ..? Bagi sebagian orang , jatuh cinta adalah derita dan bentuk lain sebuah harfiah dari rasa sakit. Namun diriku tak pernah menganggap hal demikian. Karena jatuh cinta bagiku adalah sebuah realita kebahagiaan dan kenikmatan tiada tara. Yang mampu mengendapkan perasaan negatif serta memunculkan pijar pihar kebahagiaan dari setiap jengkal nurani . Dan inilah adanya .. disaat kutak ingin lagi mendera diri dari berbagai hunjaman kasih yang pernah kurasa saat bersamamu , saat itulah diriku tak berdaya.

Dirimu .. yang pernah menyusuri setiap jengkal jalan kenangan dengan pelukan . Diriku .. yang tak mengindahkan apapun dengan memelukmu seakan tak ingin melepaskan. Semua itu tiba tiba saja seakan menguap tak membekas. Membuat diriku terpana tiada nyana. Ada ada ..? Ada apa dengan dirimu , jua diriku . Atau sebenarnya disaat kita berpelukan , kita belum saling mengenal ..? Kita sama sama sedang memeluk diri sendiri sekedar melepas kesunyian dan kepenatan hati ..?

Diriku tak ingin lagi menelaah setiap firasat yang seharusnya mampu sebagai pijakan realita yang hadir kemudian. Lungkrah .. dan apatis .. karena semua itu ternyata bulshit ..! Atauuu diriku dan dirimu harus sedikit bersabar lagiii ..? Menanti waktu untuk mempertemukan lagi serta mencuatkan kisi kisi pijaran kisah kasih untuk lebih dewasa ..? Sehingga tak menyisakan lagi miscomunication , misunderstanding ,dan kesalahan kesalahan lain ..?

BACA JUGA :  Pemkab Sampang Terima Bantuan Satu Mobil Ambulance CSR Dari Bank Jatim

Kali ini benar benar suatu kekonyolan. Mengingat saat sua dirimu , ada tawa sekaligus air mata. Dan .. saat ini jua diriku. Kegilaan atau depresi diri yang disadari. Konyol dan menggelikan. Namun diriku percaya , kemampuan diriku mengurai dengan sangat lancar tentang yang terjadi diantara kita , pertanda aku sangat mengenal diriku. Bahwa aku hanya butuh sedikit waktu untuk benar benar terbahak menertawai diri sendiri.

Hari ini , masih menyisakan tanda tanya di hatiku .. tentang kabarmu , orang orang yg mengasihi dan dirimu kasihi. Juga ttg perubahan sikapmu yg masih saja belum mampu kufahami. Kupandangi foto kita disaat menelusuri butiran pasir putih di pantai. Juga disaat kita merajut banyak kisah di pegunungan. Rasaku memang tak seperti dulu lagi , namun masih jua menyisakan kehangatan saat perhatian dirimu tercurah hanya untuk diriku. Dirimu tahu ..? Busana kuning pilihan dirimu terlalu tipis untuk bertahan hingga bilangan tahun . Ada lubang lubang kecil dan beberapa sobekan disana sini. Karena terlalu sering diriku mengenakan dibaluti perasaan nyaman. Tapi diriku akan tetap menyimpan seperti diriku menyimpan semua kenangan saat bersamamu . Entahlah .. ada perasaan hangat menyelusup saat itu , karena seingat diriku , belum pernah seorang lelaki secara khusus memilihkan busana untuk diriku.

Dear .. semua ini ttg dirimu , diri kita , atau tentang diriku yang sedang bermain main dengan perasaanku ..?

BACA JUGA :  Wabup Bangkalan Hadiri MoU SUMP Pemprov Jatim dengan Pemerintah Jerman

Guratan pena di mendung mesrah akhir Desember’22 ..

Elfi Iftitah ‘Pengajar di MA Miftahul Ulum Pancoran Bondowoso

Tinggalkan Balasan