Berita  

Ketua Majelis Hakim Soeparno, Menunda Sidang Agenda  Pembacaan Amar Putusan Karena Belum Siap

Avatar of Jurnal Hukum Indonesia
Ketua Majelis Hakim Soeparno, Menunda Sidang Agenda  Pembacaan Amar Putusan Karena Belum Siap

Surabaya — Jurnal Hukum Indonesia.-

terdakwa Notaris Edhi Susanto dan terdakwa Notaris Feni Talim kembali duduk dikursi pesakitan menjalani sidang dalam perkara menggunakan surat kuasa palsu, ke kantor BPN untuk merubah sertipikat yang masih resmi milik Itawati Sidharta karena belum ada terjadi jual beli dengan Tiono pada waktu itu.

Sidang kali ini digelar diruang garuda dua Pengadilan Negeri (PN) Surabaya dengan agenda pembacaan amar putusan oleh Ketua Majelis Hakim Soeparno mendadak tiba tiba ditunda minggu depan tepatnya hari Kamis tanggal 17 November 2022. dengan alasan Hakim belum siap,

BACA JUGA :  Diskop Bangkalan Akan Verifikasi Jenis Usaha Pelaku UMKM Penerima Bantuan Inflasi

Mendengar sidang ditunda minggu depan Hardi Kartoyo selaku pemilik 3 sertipikat yang menjadi korban merasa sangat kecewa untuk mendapatkan keadilan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya,

Apalagi melihat kedua terdakwa dalam menjalani sidang sudah mengakui mengunakan surat kuasa palsu untuk menerbitkan sertipikat baru dengan merubah logo dan mengukur ulang ke kantor BPN, tidak dilakukan penahanan sesuai  pasal 263 ayat (1) dan ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman diatas 5 tahun, sehingga jadwal sidang sering ditunda yang seharusnya kedua terdakwa sudah di Vonis,

Penundaan sidang terdakwa Notaris Edhi Susanto dengan Nomor perkara 911/Pid.B/2022/PN Sby.dan terdakwa Notaris Feni Talim dengan Nomor perkara 912/Pid.B/2022/PN.Sby. sejatinya sudah di Vonis pada Kamis (10/11/2022) di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Tinggalkan Balasan