Berita  

Ketua PAKIS : Sekda Bangkalan Segera Turun, Mundur, dan Menyerahkan Diri Secara Ksatria

Avatar of Jurnal Hukum Indonesia
Ketua PAKIS : Sekda Bangkalan Segera Turun, Mundur, dan Menyerahkan Diri Secara Ksatria

Bangkalan — Jurnal Hukum Indonesia.-

Pada aksi demonya di depan kantor Bupati Bangkalan, ketua LSM (Lembaga Sosial Masyarakat) PAKIS (Pusat Analisa Kajian Informasi Strategi) H. Abdurrahman Tohir menyampaikan beberapa pernyataannya di depan sejumlah pejabat. Pada intinya H. Abdurrahman menuntut Sekretaris Daerah (Sekda) Bangkalan mundur dan segera turun dari jabatannya serta menyerahkan diri secara ksatria.

Pernyataan itu dituangkan saat orasinya pada aksi demo di depan kantor Pemda Bangkalan yang diikuti oleh beberapa aktivis dan puluhan massa. (Rabu, 23/11).
Abdurrahman Tohir mengatakan, banyaknya jabatan yang diemban oleh sekda selama ini dianggap tidak bisa melaksanakan tugas dengan amanah. Tidak bisa melakukan gerakan reformasi untuk mewujudkan pelayanan prima. Dengan kata lain sekda Taufan Zairinsjah selama ini terkesan hanya mementingkan kelompoknya saja, bukan kepentingan masyarakat Bangkalan.

“Siapa yang tidak tahu dengan sekda Ir. Taufan Zairinsjah, MM? Semua penyelenggara negara di Kabupaten Bangkalan sangat mengenalnya, semua posisi jabatan strategis dipegangnya, namun itu semua dilakukan semata mata untuk kepentingan pribadi dan kelompoknya saja” ungkapnya.

Tidak hanya itu ketua PAKIS dengan tegas mengatakan, sekda beserta kroni kroninya yang selama ini cuci tangan terhadap permasalahan yang ada di Bangkalan agar mempertanggungjawabkan atas kebobrokan yang terjadi. Selain itu PAKIS meminta Bupati Bangkalan memberhentikan sekda serta segera mengundurkan diri dari jabatannya secara ksatria, dan meminta aparat penegak hukum untuk melakukan investigasi terhadap proyek-proyek yang dikerjakan oleh CV. Krueng Wayla di kabupaten Bangkalan, terangnya.

BACA JUGA :  "Drum Corp KDS Jr Tampil memukau Dalam Acara Karnaval Kota Malang"

Sementara Asisten Pembangunan Sekretariat Daerah Bangkalan Siswo Iriyanto yang menemui massa aksi, tidak berkenan menjawab tuntutan tersebut.
Siswo hanya membacakan tuntutan yang diminta oleh PAKIS dan mengatakan keberadaan sekda sedang tidak di kantor dan berada di Surabaya.

“Pak sekda sedang di Surabaya, sejak pagi tadi. Soal tuntutan langsung ke Pak Wabup saja,” singkatnya.

Tinggalkan Balasan