Berita  

Menerima Chief of Air Force Republic of Singapore, Wamenhan M. Herindra Harapkan Peningkatan Kerja Sama AU Kedua Negara

Menerima Chief of Air Force Republic of Singapore, Wamenhan M. Herindra Harapkan Peningkatan Kerja Sama AU Kedua Negara

Jakarta – Jurnal Hukum Indonesia.–

Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) M . Herindra mewakili Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto menerima Chief of Air Force, Republic of Singapore Air Force (RSAF), Major General Kelvin Khong Boon Leong beserta delegasi di Kemhan, Jakarta, Rabu (15/3), serta membahas sejumlah agenda. Pada pertemuan tersebut Wamenhan didampingi Kasau, Sekjen Kemhan, Dirjen Strahan, Kabainstrahan Kemhan.

Mengawali pertemuan itu, Wamenhan menyampaikan ucapan selamat kepada Major General Kelvin Khong, atas penganugerahan Bintang Swa Bhuwana Paksa Utama dari TNI AU, yang diterima di Mabes Angkatan Udara, sesaat sebelum melakukan kunjungan ke Kemhan. Penghargaan tersebut merupakan apresiasi dan pengakuan TNI AU atas dedikasi dan kontribusi Mayor General Kelvin Khong, yang selama kepemimpinannya, telah mendorong dan memotivasi penguatan kerja sama Angkatan Udara kedua negara menjadi lebih baik lagi.

BACA JUGA :  Spanyol Laporkan Kematian Kedua Terkait Cacar Monyet

“Sebagai leading sector, Kemhan berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama pertahanan yang sudah ada menjadi lebih signifikan, mendukung penuh kerja sama militer Indonesia-Singapura yang kuat, dilandasi dan berpedoman pada prinsip kesetaraan, saling menguntungkan, serta menghormati terhadap kedaulatan, keutuhan wilayah dan hukum internasional”, kata Wamenhan.

Kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Singapura semakin mengkristal sejak ditandatanganinya Defence Cooperation Agreement (DCA) pada Januari 2022. Kerja sama ini akan memberikan kesempatan bagi Singapura untuk melakukan latihan militer di wilayah Indonesia, sesuai dengan Military Training Area (MTA) yang akan disepakati bersama. Terkait hal ini, Wamenhan mengharapkan terjalinnya koordinasi yang baik antara kedua belah pihak, sehingga penggunaan MTA tidak akan berdampak negatif bagi masyarakat lokal yang berada di sekitar area latihan. Singapura sendiri diharapkan bersedia untuk menaati regulasi tentang penggunaan MTA sebagaimana ditetapkan dalam Implementing Agreement atau Kesepakatan Atas Pelaksanaan Kerja Sama.

Tinggalkan Balasan