Berita  

Menhan Prabowo Terima Kunjungan Menhan AS Lloyd Austin, Bahas Kerja Sama Pertahanan AS-Indonesia

Avatar of Jurnal Hukum Indonesia
Menhan Prabowo Terima Kunjungan Menhan AS Lloyd Austin, Bahas Kerja Sama Pertahanan AS-Indonesia

Jakarta – Jurnal Hukum Indonesia.-

Menteri Pertahanan Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Menteri Pertahanan AS atau Secretary Of Defense Lloyd J Austin III di Kemhan, Jakarta, Senin (21/11).

Menhan Prabowo mengatakan pada konferensi pers setelah pertemuan tersebut bahwa ini adalah pertemuan keempat mereka pada dua tahun terakhir ini.

Pembicaraan antara kedua menteri berlangsung konstruktif. Terdapat sejumlah poin yang dibahas terkait kerja sama pertahanan kedua negara seperti di bidang pendidikan prajurit TNI, peralatan pertahanan, hingga pelatihan bersama.

“Dan saya menyampaikan kepuasan terhadap kerja sama kedua negara hingga saat ini. Hubungan kedua negara telah berlangsung berpuluh tahun dan berada dalam situasi yang sangat baik,” kata Menhan Prabowo.

Adapun Menhan Prabowo mengatakan terdapat program bersama yang perlu diselesaikan khususnya terkait prisoner of war (POW) dan missing in action (MIA) recovery yang ada wilayah Indonesia.

“Kami berjanji untuk mempercepat ini dan kami ingin membantu mereka membawa kembali pahlawan mereka yang gugur,” ujar dia.

Sementara itu, Menhan Austin menekankan bahwa hubungan persahabatan antara AS dan Indonesia dalam bidang pertahanan yang telah berlangsung 70 tahun ini terus tumbuh.

BACA JUGA :  Hadiri Mandiri Investment Forum 2023, Presiden Sampaikan Capaian Target Investasi Indonesia

Ia pun menilai Indonesia telah menunjukkan kemampuannya mempertahankan kedaulatan dan keamanan kawasan Indo-Pasifik.

“Amerika Serikat bangga bekerja sama dengan Anda untuk memastikan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka,” katanya.

Menhan Austin juga mengatakan akan memperdalam lagi Kemitraan antara AS dan Indonesia.

“Dalam pertemuan ini kami membahas upaya untuk memperdalam kemitraan termasuk didalamnya memperluas interoperabilitas, meningkatkan investasi di bidang pedidikan,” ujar dia.

Tinggalkan Balasan