Berita  

Menkominfo Ajak Pemerintah Portugal Dukung Indonesia Jadi Dewan ITU

Menkominfo Ajak Pemerintah Portugal Dukung Indonesia Jadi Dewan ITU

Portugal — Jurnal Hukum Indonesia.- Kunjungan kerja Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate ke Portugal tidak hanya membahas mengenai peluang kerja sama digital. Menkominfo juga mengajak Pemerintah Portugal memberikan dukungan atas pencalonan Indonesia dalam Dewan International Telecommunication Union (ITU) Asia Pasifik.

“Saya juga minta dukungan ke Portugal untuk Pak Meiditomo. Saya ke Portugal juga sebetulnya untuk mempromosikan kandidat Indonesia di ITU Plenipotentiary Meeting,” jelasnya usai bertemu dengan Sekretaris Negara Bidang Digitalisasi dan Modernisasi Administrasi Portugal Mario Campolargo di Kantor Kepresidenan Dewan Menteri/Departemen Pemerintah Pusat Portugal, di Lisbon, Portugal, Jumat (24/09/2022) malam waktu setempat.

BACA JUGA :  Kejari Surabaya Menetapkan Tersangka Oknum Satpol PP Kota Surabaya Ditahan, Diduga Menjual BB Hasil Sitaan Di Gudang Penyimpan Senilai Rp 500.000.000.-

Menkominfo menyatakan, Indonesia mengajukan kandidat dalam Radio Regulation Board (RRB), yakni Doktor Meiditomo Sutyarjoko. Oleh karena itu, Pemerintah Republik Indonesia berupaya menggalang dukungan banyak pihak agar terpilih.

“Kita juga tahu Portugal sebagai bagian dari European Union, kita kan perlu sahabat di dalam EU member. Itulah salah satu pembicaraan yang saya sampaikan dengan Sekretaris Negara Bidang Digitalisasi dan Modernisasi Administratif Portugal Mario Campolargo,” tuturnya.

Ajakan dukungan itu, menurut Menkominfo disambut baik oleh Sekertaris Negara Mario Campolargo. Menteri Johnny mengaku Portugal mempunyai potensi yang baik dalam relasi dengan Indonesia, untuk menjadi sahabat di European Union Members.

BACA JUGA :  Gubernur Jatim Terima Penganugrahan Pin Emas dan Penghargaan dari Kapolri

“Mudah-mudahan mereka memberikan dukungan kepada kita. Kalau di lihat dari gesture, komitmennya, Menteri Mario memberikan support yang tinggi atas usulan kita,” harapnya.

Menurut Menkominfo, keberadaan perwakilan Indonesia sangat penting karena peran Radio Regulation Board yang akan mengatur alokasi slot orbit satelit. Menurutnya, keterwakilan Indonesia akan menjadi kunci dalam Rapat World Radiocommunication Conferences (WRCs) yang berlangsung setiap tahun.

“Di situ juga diatur mengenai slot-slot orbit. Nah, International Telecommunication Union (ITU) Region E – Asia dan Australasia, dari tahun 1970 Indonesia selalu duduk sebagai council di sana. Kali ini juga kita ingin mendorong agar Indonesia mendapat kesempatan kembali untuk duduk di ITU Asia Pacific Council,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan