Berita  

Opening Pasar Rakyat Dan Festival Santri, Gus Ipul Sampaikan Peringatan Hari Santri Menjadi Bagian Menggerakkan Ekonomi Kota Pasuruan Pasca Pandemi

Avatar of Jurnal Hukum Indonesia
Opening Pasar Rakyat Dan Festival Santri, Gus Ipul Sampaikan Peringatan Hari Santri Menjadi Bagian Menggerakkan Ekonomi Kota Pasuruan Pasca Pandemi

Pasuruan Kota — Jurnal Hukum Indonesia.- Madinah. Dalam suasana hujan gerimis Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) membuka pasar rakyat dan festival tradisi islam nusantara dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2022 dan satu abad Nahdatul Ulama yang dilaksanakan 21 sd 30 Oktober 2022 berlokasi di GOR Untung Suropati Kota Pasuruan. Jum’at (21/10/2022)

Gus Ipul juga mengajak sholawatan bersama undangan NU, guru, sesepuh, alim ulama dan kyai.

Dalam sambutan Gus Ipul mengucapkan terima kasih kepada Pengurus Cabang Nahdatul Ulama yang mengadakan banyak kegiatan dalam rangka memperingati Hari Santri yang didukung Muslimat, Gerakan Pemuda Ansor, PBNU dan juga komponen lain dalam lingkungan Nahdatul Ulama yang menjadi bagian menggerakkan ekonomi di Kota Pasuruan pasca pandemi.

Kemudian gus ipul menambahkan Pemkot Pasuruan akan memperbanyak event baik yang dilakukan pemerintah maupun swasta, ormas atau lembaga goverment.

BACA JUGA :  UNGKAP RASA SYUKUR KEPADA TUHAN, UMAT NASRANI TNI AL GELAR FESTIVAL KEROHANIAN PESPARAWI

“Bank Jatim mengadakan Pesta Simpeda yang ditempatkan di Gedung Harmoni Kota Pasuruan, kemudian ketua DPRD mengadakan Suropati Race yang pesertanya dari berbagai daerah seluruh Indonesia,” ujarnya

Gus Ipul mengatakan Alhamdulillah hotel hotel di Kota Pasuruan saat ini cukup padat dan mudah mudahan terus bergerak sehingga perekonomian di-Kota Pasuruan tidak hanya pulih tetapi tumbuh lebih tinggi.

“ Inilah salah satu upaya untuk memajukan ekonomi di Kota Pasuruan,”ungkapnya
Gus ipul juga mengatakan peringatan seperti Hari Santri sangat bermanfaat untuk Kota Pasuruan dalam memajukan ekonominya.

“Kita terkadang tidak terasa pengajian kecil kecil dikampung itu sebenarnya kontribusinya juga besar terhadap perekonomian karena setiap acara yang kecil kecil itu pasti ada belanja sedikit banyak ada perputaran uang sehingga PKL juga akan mendapatkan keberkahan dari kegiatan keagamaan yang merupakan warisan para ulama dan kyai yang tidak kita temui dinegara muslim lainnya,” katanya

BACA JUGA :  Peringatan May Day, Gubernur Khofifah: ' Ketupat May Day' Dan Upaya Meraih Kemenangan Dengan Silaturrahmi Menuju Industrial Peace . 'Kado' Kebahagiaan Bagi Pekerja di Hari Kemenangan

Menurut Gus ipul penting kita menyadari bahwa mencintai tanah air adalah sesuatu yang utama.

“Gus Yahya sering menyampaikan bahwa yang diperlukan dalam hidup adalah ukhuwah watoniyah sebelum ukhuwah islamiyah,” katanya
Kemudian gus ipul menyampaikan dalam bernegara kita ada pengikatnya yaitu semangat persaudaraan dan semangat cinta tanah air.

“Ini sesuatu yang istimewa yang sebenarnya dirancang oleh ulama dan kyai yang merupakan isu global bahwa NU merupakan organisasi terbesar yang konsisten didalam memperjuangkan semangat kemanusiaan yang dirintis dengan semangat cinta tanah air,” imbuhnya

Gus Ipul juga menambahkan banyak negara belajar ke NU bagaimana menjalankan agama dengan benar sekaligus mempunyai tanah air yang stabil, tanah air yang bisa menjalankan sareat dengan baik dan masyarakatnya bisa mengembangkan ekonomi sebaik mungkin.

“Kita bersyukur perjuangan ulama dan kyai yang nyata telah diakui oleh negara dengan menjadikan 22 oktober sebagai hari santri karena terlahirnya resolusi jihad yang menentukan Indonesia sebagai negara merdeka,”tambahnya
Gus Ipul juga menyampaikan banyak keputusan keputusan NU yang kokoh, solid dan menjadi rujukan karena kyai sebelum mengambil keputusan diskusi dengan referensinya adalah kitab kitab, dibarengi dengan istiqoroh.

BACA JUGA :  Ketahui dan Pahami Batas Kota Surakarta

“Salah satu buktinya NU sekarang sudah satu abad, NU dilahirkan tidak hanya untuk Indonesia tetapi menjadi inspirasi dunia ,” imbuhnya
Gus ipul juga menambahkan bahwa akan ada apel nasioanl yang berpusat di kabupaten jombang pada tanggal 22 oktober 2022 dilaksanakan baik secara daring dan luring yang diikuti kurang lebih 525 ribu santri dari seluruh indonesia.

“Apel nasional yang menggunakan teknologi bisa menjadi momentum bagi kita bagaimana NU bertranpormasi dari tata kelola yang konvensional menjadi tata kelola digital,”pungkasnya

Tinggalkan Balasan