Berita  

Pemerintah Masih Beri Obat Gratis Bagi Pasien COVID-19

Avatar of Jurnal Hukum Indonesia
Pemerintah Masih Beri Obat Gratis Bagi Pasien COVID-19

Jakarta — Jurnal Hukum Indonesia.-

Kementerian Kesehatan sampai saat ini masih menyediakan obat-obatan gratis bagi pasien terkonfirmasi Positif COVID-19 yang melakukan isolasi mandiri (isoman) melalui layanan telemedicine.

Obat tersebut bisa diambil langsung oleh anggota keluarga ke apotek Kimia Farma yang sudah ditentukan tanpa menunggu pengiriman.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan RI, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, layanan telemedicine bagi pasien positif COVID-19 yang isoman masih tetap tersedia sampai saat ini. Bahkan ada pembaruan dari layanan tersebut, yakni obat bisa diambil langsung oleh anggota keluarga pasien ke apotek Kimia Farma terdekat.

“Layanan isoman-nya masih ada. Bahkan semua obat sudah bisa diambil langsung ke apotek Kimia Farma yang sudah ditentukan,” terang Siti Nadia Tarmizi, Senin (07/11/22).

Pasien yang sedang isoman dapat menghubungi WhatsApp Kemenkes RI di Nomor 081110500567 untuk mendapatkan layanan telemedicine. Layanan telemedicine gratis ini dapat diakses bagi masyarakat yang melakukan tes PCR/Antigen di laboratorium yang terafiliasi Kementerian Kesehatan.

BACA JUGA :  Wujud Syukur, Warga Desa Kajongan Gelar Tumpengan

Jika hasil tes positif dan lab melaporkan hasilnya ke database kasus positif COVID-19, maka pasien akan menerima Whatsapp dari Kemenkes RI (dengan centang hijau) secara otomatis atau mendapatkan status ‘Pasien memenuhi syarat untuk menebus resep’ di web ISOMAN.

Masyarakat diimbau tetap melakukan protokol kesehatan untuk menghindari penularan virus COVID-19. Pasalnya, telah terjadi lonjakan kasus di 30 provinsi dalam waktu satu minggu terakhir. Trend kenaikan kasus terjadi seiring dengan ditemukannya varian XBB di Indonesia.

“Masyarakat diminta untuk menegakkan protokol kesehatan, mengurangi aktivitas di kerumunan, dan melaksanakan vaksinasi sebagai bagian dari perlindungan pencegahan dan pengendalian Covid-19,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan