Berita  

Penandatanganan MoU Misi Dagang antara Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Kalimantan Tengah

Avatar of Jurnal Hukum Indonesia
Penandatanganan MoU Misi Dagang antara Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Kalimantan Tengah

Kalteng – Jurnal Hukum Indonesia.–

Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) kembali menggelar misi dagang, kali ini misi dagang dilakukan dengan Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) yang berlangsung di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (14/12/2022). Pada gelaran tersebut, juga dilaksanakan penandatanganan MoU Misi Dagang antara Provinsi Jawa Timur dengan Provinsi Kalimantan Tengah, termasuk MoU antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Jatim dengan Provinsi Kalteng.

Kepala Disbudpar Jatim, Hudiyono, mengatakan, ditandatangianinya kerjasama ini adalah sebagai pedoman bagi kedua pihak dalam upaya Peningkatan dan Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Tujuannya, untuk penyelenggaraan urusan pemerintahan secara terpadu yang melibatkan seluruh sektor industri pariwisata dalam rangka meningkatkan perekonomian melalui pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Sesuai dengan maksud dan tujuannya, objek perjanjian kerja sama ini adalah pelaku industri pariwisata dan ekonomi kreatif,” ujar Hudiyono

Selanjutnya, kata Hudiyono, ruang lingkup dari kerjasama ini, antara lain pertukaran data dan informasi di sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif; partisipasi dalam penyelenggaraan event Pariwisata dan Ekonomi Kreatif; serta perjalanan pengenalan potensi wisata (Familization trip).

BACA JUGA :  Gubernur Khofifah : 10 November Bukti Perjuangan Kaum Pesantren Mengawal Kemerdekaan RI

Selain itu, juga termasuk promosi pariwisata dan ekonomi kreatif melalui media digital serta penjenamaan bersama (co-branding); peningkatan Sumber Daya Manusia di bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif; dan koordinasi Kebijakan dan Regulasi di bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Melalui pertemuan yang sangat produktif ini, gubernur juga berharap kerjasama kedua provinsi akan terbangun dengan lebih produktif dan lebih produktif lagi karena antar OPD dan institusi pelaku usaha di masing-masing provinsi juga sudah melakukan MoU, termasuk Disbudpar,” terangnya.

Hudiyono berharap, semoga upaya ini mampu memberikan penguatan kedua provinsi, juga peningkatan kualitas dan produktivitas, serta penguatan persaudaraan yang harus dibangun dengan setiap warga bangsa yang ada di negeri ini.

Tinggalkan Balasan