Penataan Ruang Pembongkaran Shelter Kawasan Stadion Manahan

Penataan Ruang Pembongkaran Shelter Kawasan Stadion Manahan

Solo – Jurnal Hukum Indonesia.- Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta telah memulai penataan untuk pemindahan Pedagang Kaki Lima (PKL) Shelter Manahan. Penataan shelter PKL di Kawasan Stadion Manahan merupakan satu dari 10 prioritas proyek revitalisasi Kota Surakarta. Hal ini dilakukan sebagai persiapan menjelang Piala Dunia U-20 pada 2023 mendatang, dimana Stadion Manahan menjadi salah satu venue perhelatan akbar olahraga sepak bola dunia di bawah 20 tahun tersebut. Selain itu, alasan penataan ini dilakukan dengan tujuan menjadikan ruang publik yang lebih tertata dan modern, sehingga nyaman untuk aktivitas berolahraga.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Surakarta telah melakukan koordinasi dengan Dinas Perdagangan (Disdag) untuk melaksanakan pembongkaran shelter di Kawasan Stadion Manahan pada bulan Mei lalu dan kini telah rata dengan tanah. Sesuai dengan data DPUPR Kota Surakarta pada Jumat (8/4/2022), menjelaskan lokasi baru Shelter Manahan akan berada di sisi Barat Stadion Manahan, lebih tepatnya di Jalan KS Tubun, Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta.

BACA JUGA :  Pangdam I/BB Bersama Forkopimda Asahan Sambut Tim Sumut di Liga Santri Piala Kasad 2022

Pelaksanaan proyek ini tidak semata-mata untuk menata kawasan Stadion Manahan saja, tetapi rencananya akan dibuat konsep seperti food court. Sehingga, PKL menjadi lebih rapi dan tidak kumuh. Pedagang yang sebelumnya menempati bisa menempati lagi tempat yang sediakan dengan konsep baru dan juga dengan SOP yang dibuat sedemikian rupa. Sehingga penataan dan penggunaan ruang di Kawasan Stadion Manahan bisa lebih tertata dan maksimal. Shelter baru juga akan dilengkapi dengan jogging track di depannya, yang bisa digunakan masyarakat sekitar untuk berolahraga dengan nyaman dan aman.

BACA JUGA :  EDY KORBAN PENIPUAN INVESTASI ARISAN ONLINE DENGAN MELALUI KUASA HUKUM KANTOR PENGACARA DHIPA ADISTA JUSTICIA DR.DRS. HADI PURNOMO.SH.MH DAN TIM MELAPORKAN DI POLDA METRO JAYA DIDUGA DILAKUKAN OLEH ( RDF )

Rencana pembangunan Shelter baru akan dimulai Juli dan ditargetkan selesai bulan Desember mendatang. Sehingga perkiraan bulan Januari pedagang sudah bisa menempati Shelter baru yang sudah disediakan. Hal ini bersyarat dengan harus mensterilkan kawasan Shelter Manahan selama penyelenggaraan Piala Dunia U-20 dilaksanakan. Untuk saat ini, sembari menunggu pembangunan rampung, pedagang yang sebelumnya menempati Shelter Manahan, mencari tempat sementara untuk berdagang secara mandiri, mereka menempati rumah sendiri atau menyewa untuk sementara.

Pemerintah Kota Surakarta berharap, dengan adanya proyek penataan ruang publik di kawasan Shelter Manahan, dapat merapikan PKL dan membangunnya menjadi lebih indah. Selain itu, pembangunan ini juga bertujuan untuk memberikan tempat yang lebih nyaman pada pengunjung yang ingin berolahraga atau sekadar jalan-jalan untuk menikmati suasana Kota Solo.

Tinggalkan Balasan