Berita  

PENGERTIAN DAN ISTILAH HUKUM KONTRAK

PENGERTIAN DAN ISTILAH HUKUM KONTRAK

Jurnal Hukum Indonesia.- Kontrak tidak lain adalah perjanjian itu sendiri (tentunya perjanjian yang mengikat). Kontrak dalam Hukum Indonesia, yaitu Burgerlijk Wetboek (BW) disebut overeenkomst yang apabila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti perjanjian. Sistem pengaturan hukum kontrak adalah sistem terbuka (open system). Artinya bahwa setiap orang bebas untuk mengadakan perjanjian, baik yang sudah diatur maupun yang belum diatur di dalam undangundang.

Hal ini dapat disimpulkan dari ketentuan yang tercantum dalam Pasal 1338 ayat (1) KUH Perdata, yang berbunyi: “Semua perjanjian yang dibuat secara sah berlaku sebagai undang-undang bagi mereka yang membuatnya.” Ketentuan Pasal 1338 ayat (1) KUH Perdata memberikan kebebasan kepada para pihak untuk:

BACA JUGA :  TNI AL BERIKAN APRESIASI ATLET MABESAL BERPRESTASI

1. membuat atau tidak membuat perjanjian,
2. mengadakan perjanjian dengan siapa pun,
3. menentukan isi perjanjian, pelaksanaan, dan persyaratannya,
4. menentukan bentuknya peijanjian, yaitu tertulis atau lisan

ASAS HUKUM KONTRAK
Di dalam hukum kontrak dikenal lima asas penting, yaitu asas kebebasan berkontrak, asas konsensualisme, asas pacta sunt servanda (asas kepastian hukum), asas iktikad baik, dan asas kepribadian. Di samping kelima asas itu, di dalam Lokakarya Hukum Perikatan yang diselenggarakan oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional, Departemen Kehakiman dari tanggal 17 sampai dengan tanggal 19 Desember 1985 telah berhasil dirumuskan delapan asas hukum perikatan nasional.

BACA JUGA :  Di jilat api , Terjadi di Mall Tunjungan Plaza Surabaya

Kedelapan asas itu:
1. asas kepercayaan,
2. asas persamaan hukum,
3. asas keseimbangan,
4. asas kepastian hukum,
5. asas moral,
6. asas kepatutan,
7. asas kebiasaan, dan
8. asas perlindungan

SUMBER HUKUM KONTRAK
Pada dasarnya sumber hukum kontrak dapat dibedakan menurut sistem hukum yang mengaturnya.
1. Sumber Hukum Kontrak dalam Civil Law Pada dasarnya sumber hukum dapat dibedakan menjadi dua macam, yaitu sumber hukum materiil dan sumber hukum formal. Sumber hukum materiil ialah tempat dari mana materi hukum itu diambil. Sumber hukum materiil ini merupakan faktor yang membantu pembentukan hukum.
2. Sumber Hukum Kontrak Common Law
Dalam hukum kontrak common law, sumber hukum dibagi menjadi dua kategori, yaitu sumber hukum primer dan sekunder. Sumber hukum primer merupakan sumber hukum yang utama.

BACA JUGA :  Sifat Wara’ Kiai AR Fachruddin: Enggan Memakai Aset Umat untuk Kepentingan Pribadi

Nara Sumber : LEMBAGA SANDYA KARA PRAWARA (SKP LAW FIRM)
Youtube : SKP LAW FIRM

Tinggalkan Balasan