Berita  

Penyanyi Keroncong Asal Kota Solo

Penyanyi Keroncong Asal Kota Solo

Surakarta — Jurnal Hukum Indonesia.- Kota Solo terkenal dengan karya-karya lagu keroncong yang diciptakan oleh penyair daerah. Selain itu, Solo juga banyak melahirkan penyanyi keroncong legendaris yang namanya masih terkenal sampai saat ini.

Pertama, Gesang Martohartono. Beliau dilahirkan di Solo pada tanggal 1 Oktober 1917 dan meninggal di usia 93 tahun. Mulanya, beliau berprofesi sebagai penyanyi keroncong dari panggung ke panggung. Ini semua beliau lakukan, karena tuntutan ekonomi yang minim. Sebab, pada saat itu, ayahnya yang bekerja sebagai pengusaha batik sedang mengalami kebangkrutan. Hal itulah yang mendorongnya untuk belajar musik dan menulis lagu secara otodidak. Salah satu lagunya yang sangat populer dan bahkan hingga ke mancanegara adalah lagu Bengawan Solo yang ditulis oleh Gesang. Lewat lagunya tersebut, Gesang dapat berkeliling Asia dan dikenal sebagai legenda keroncong asal Solo. Lagu tersebut telah diterjemahkan sekitar 13 bahasa, termasuk Inggris, Rusia, China, Jepang.

BACA JUGA :  Kecelakaan Pesawat Tabrak Rumah Warga di AS, Semua Penumpang Tewas

Pelantun keroncong asal Solo lainnya yaitu, Waldjinah atau yang biasa dijuluki sebagai Ratu Keroncong. Lahir di Solo, pada tanggal 7 November 1945. Beliau berasal dari keluarga yang sederhana. Ayahnya bernama Sri Hadjid Wirjo Rahardjo, seorang karyawan batik dan ibunya, Kamini, seorang ibu rumah tangga yang berjualan kue. Namun, hal tersebut tak mengurungkan semangatnya untuk bisa menjadi penyanyi keroncong terkenal. Beliau mengawali kariernya dengan mengikuti berbagai perlombaan menyanyi keroncong tingkat nasional. Setelah beliau menjuarai kontes menyanyi bertajuk Ratu Kembang Katjang pada tahun 1958, Waldjinah mulai dikenal masyarakat. Hingga beliau dipilih menjuarai Bintang Radio Republik Indonesia, yang membuatnya lebih dikenal masyarakat luas. Lagu ciptaannya, antara lain Walang Kekek, Yen Ing Tawang, Jangkrik Genggong.

BACA JUGA :  DIHADIRI WABUP, 60 TOKOH AGAMA DAN MASYARAKAT PAKISAJI IKUTI SOSIALISASI FKUB

Ada juga, penyanyi keroncong yang sedang naik daun yaitu Endah Laras. Beliau didapuk sebagai maskot Solo International Performing Arts (SIPA) 2021. Pemilihan ini berdasarkan suara terbanyak yang didapatkan dari polling melalui akun Instagram SIPA. Selain memiliki suara yang merdu, beliau juga mahir dalam menciptakan lagu. Beberapa lagu ciptaannya, seperti Kangen Kanca, dan Neng Omah Dewe. Beliau juga memiliki bakat akting yang mumpuni, dan pernah membintangi beberapa film layar lebar, diantaranya film Guru Ngaji dan Badut Maksimal, Soegija, Kucumbu Tubuh Indahku, dan Finding Srimulat.

BACA JUGA :  Doakan Korban Gempa Cianjur, Polres Bangkalan Gelar Sholat Ghaib Bersama

Endah Laras memiliki adik yang juga berkecimpung di dunia keroncong. Beliau bernama Sruti Respati. Penyanyi kelahiran Solo, 26 September 1980 ini, telah masuk ke dunia seni sejak ia masih menginjak masa remaja. Berbagai profesi seni pernah ia geluti, seperti presenter di televisi daerah, pertunjukkan musik, dan acara penganugerahan penghargaan. Tak hanya tampil dari panggung ke panggung, beliau juga bekerja menjadi Pegawai Negeri Sipil Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Surakarta, dan juga sebagai pelatih Vokal di studio Erwin Gutawa Orchestra.

Tinggalkan Balasan