Berita  

Perbarui Seragam Polantas Agar Lebih Mudah Dikenali

Perbarui Seragam Polantas Agar Lebih Mudah Dikenali

Jakarta – Jurnal Hukum Indonesia.- Sebagai upaya penyesuaian seragam dan membantu masyarakat sekaligus melindungi petugas yang berada di lapangan, saat ini Polri resmi memperbarui pakaian dinas lapangan dan kendaraan dinas operasional Korps Lalu Lintas.

Kakorlantas Polri Irjen. Pol. Drs. Firman Santyabudi, M.Si., mengatakan, kami melihat perlu ada penyesuaian seragam PDL (pakaian dinas lapangan) namun seragam baru ini merupakan modifikasi dari seragam yang dulu.

Seragam PDL tersebut di rancang minimalis untuk memudahkan polisi lalu lintas bergerak nyaman dan sigap dalam mobilitas penanganan kecelakaan dijalan raya.

BACA JUGA :  Presiden PERADRI Apresiasi Kinerja Polda Jatim yang Berhasil Ungkap Ratusan Kasus Judi Online di Tahun 2022

Irjen. Pol. Drs. Firman Santyabudi, M.Si., menyatakan, “perubahan pada PDL baru terlihat dari atribut yang terbuat dari bordir, memiliki kaitan handy talky (HT) dan bodycam, serta berbahan reflector sehingga bisa terlihat dari jauh dan menarik perhatian. Pada sisi topi pet polantas, juga terdapat perbedaan mencolok dengan penambahan sillitoe tartan (motif biru putih kotak-kotak) untuk memudahkan masyarakat mengidentifikasi personel dari jauh,” ujarnya.

Lebih jauh Kakorlantas Polri menyatakan, “seragam Polantas lama menggunakan pin logam di PDL yang berpotensi menyulitkan atau mengganggu pergerakan. Seragam baru selain lebih bagus juga memudahkan aktivitas Polantas, dari sisi harga juga lebih terjangkau, sehingga ada efisiensi anggaran,” jelasnya.

BACA JUGA :  Sarang Burung Walet Kian Menjamur, Status Perijinan Serta Hasil Pajak Pendapatan Saat Ini Di Pertanyakan ?

Selain seragam, Korlantas juga mengganti warna strip merah menjadi putih pada mobil operasional polantas. Warna putih menyala dipilih Korlantas, mobil petugas bisa terlihat dari jarak cukup jauh.

“Misalnya, ada hambatan di jalan yang mengharuskan Polantas mengambil keputusan mengubah arus lalu lintas, warna putih memiliki arti sebagai petunjuk atau perintah yang bisa diikuti masyarakat. Dengan warna yang lebih menyala, pada cuaca buruk atau malam pun bisa memudahkan masyarakat,” ungkapnya.

Disisi lain pengamat komunikasi Rahmat Edi Irawan menyatakan bahwa pergantian seragam Polri merupakan bagian dari rebranding Polri. Rebranding sendiri merupakan hal yang biasa dilakukan diberbagai perusahaan swasta maupun instansi pemerintah. Agar rebranding berhasil, diperlukan Kerjasama antar berbagai stakeholder agar memandang Polri dari sudut pandang baru.

Tinggalkan Balasan