Berita  

Polisi Terus Melakukan Penyelidikan Terkait Kasus Pencurian Sapi di Tanah Merah Dajah Bangkalan

Avatar of Jurnal Hukum Indonesia
Polisi Terus Melakukan Penyelidikan Terkait Kasus Pencurian Sapi di Tanah Merah Dajah Bangkalan

Bangkalan — Jurnal Hukum Indonesia.-

Kasus pencurian sapi yang terjadi beberapa hari lalu (6/11) di Desa Tanah Merah Dajah Kecamatan Tanah Merah Kabupaten Bangkalan sampai saat ini pelaku masih belum ditemukan. Kini pihak Polsek Tanah Merah terus berupaya melakukan penyelidikan untuk mencari titik terang dalang daripada kasus ini. Seperti yang dikatakan Kapolsek Tanah Merah AKP Buntoro.

“Ini kami sedang bekerja mas, dan sekarang kasus ini masih dalam proses lidik” ungkapnya kepada media saat dihubungi melalui telepon (Selasa, 8/11)

Terpisah, AT seorang perempuan tengah baya pemilik kandang sapi yang ditempati dua hewan curian tersebut mengaku sama sekali tidak tahu apa yang telah terjadi, dan siapa yang menempatkan sapi tersebut di kandangnya. AT juga mengaku pada waktu itu dirinya sejak pagi setelah bangun tidur (habis subuh) ia langsung ke sawah. Sementara itu ia melihat suaminya sedang lelap tidur di kamar. Setelah dapat informasi dari warga bahwa di rumahnya ramai orang, ia merasa kaget dan AT pun langsung pulang menuju rumah anaknya yang tidak jauh dari TKP (tempat kejadian perkara).

“Habis subuh saya langsung ke sawah sementara suami masih tidur, dan ketika mau kembali ke rumah, saya dapat kabar kalau di rumah banyak orang. Sejak itu saya sudah tidak melihat suami saya. Tidak tahu kemana, sampai sekarang belum pulang” ungkap AT saat dimintai keterangan. (Selasa, 8/11). Diungkapkan, AT pulang ke rumah bersama anaknya karena ia merasa takut sendirian tidak ada suami, mengingat kondisinya tidak sehat.

Pada kesempatan yang sama, salah seorang menantu bernama SH menambahkan, ketika mertua laki-laki nya melarikan diri itu karena kaget dan bukan karena takut atas kejadian yang ada. SH juga menceritakan saat AT mertuanya diapanggil polisi untuk dimintai keterangan dan menceritakan hal yang sebenarnya kepada polisi.

“Saya yang mengantar mertua ke kantor polisi kemarin (Senin, 7/11) dan saya ceritakan semua apa yang sebenarnya terjadi, seperti yang saya ceritakan sekarang ini kepada sampean (media). Mertua laki-laki saya melarikan diri waktu itu karena kaget melihat banyak orang bukan karena takut, maklum orang desa” terang SH.

BACA JUGA :  DHIPA ADISTA JUSTICIA MARUSAHA HUTADJULU.SH.,MH KUASA HUKUM DARI SICILIANA MEMBUAT LAPORAN POLISI ATAU ADUAN DI POLRESTABES SURABAYA ATAS DUGAAN TINDAKAN PEMERASAN DAN PENGANCAMAN DAN/ATAU PEMAKSAAN DAN/ATAU PENGADUAN PALSU, DIDUGA DILAKUKAN OLEH BAPAK ( U T S )

Tinggalkan Balasan