Berita  

Polri Peringkat Lima Polisi Terbaik di Dunia

Avatar of Jurnal Hukum Indonesia
Polri Peringkat Lima Polisi Terbaik di Dunia

Malang – Jurnal Hukum Indonesia.-

Lembaga survey internasional Gallup, menempatkan Polri sebagai polisi terbaik ke lima di dunia. Institusi Polri saat ini sedang menghadapi cobaan karena diterpa sejumlah peristiwa. Peristiwa itu seperti kasus pembunuhan berencana Ferdy Sambo, Tragedi Kanjuruhan, dan kasus jual beli narkoba Teddy Minahasa. Sejumlah kasus itu berdampak kepada menurunnya tingat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

Penurunan itu juga diakui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo usai bertemu dengan Presiden Jokowi pada Jumat 14 Oktober 2022. Kapolri mengatakan, pihaknya siap mengarahkan segala upaya untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi yang dipimpinnya. Upaya itu juga dilakukan untuk menjaga marwah Polri.

BACA JUGA :  Polisi Ini Sisihkan Gaji Selama 14 Tahun Demi Bangun Sekolah Gratis

“Menjaga marwah Polri melalui program transformasi menuju Polri yang presisi untuk melaksanakan tugas pokok Polri, menjaga keamanan, ketertiban masyarakat, melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat serta menegakkan hukum,” ujar Kapolri

Meskipun sedang di terpa cobaan kinerja Polri mendapatkan apresiasi yang baik. Polri ditempatkan sebagai polisi terbaik dunia nomor lima. Apresiasi itu diberikan oleh lembaga jejak pendapat dunia, Gallup, inc. Adapun posisi lima besar itu merujuk pada persepsi masyarakat terhadap kinerja aparat kepolisian masing-masing negara pada 2021. Gallup’s Law and Order Index menggunakan empat pertanyaan guna mengukur rasa keamanan pribadi seseorang serta pengalaman pribadi mereka terhadap kejahatan dan penegakan hukum.

BACA JUGA :  Satu Fakta Tersembunyi Berhasil Diungkap, Kepolisian Amankan Pemimpin Khilafatul Muslimin

Pertanyaan pertama, apakah memiliki kepercayaan kepada kepolisian setempat. Kedua, apakah ada rasa aman masyarakat ketika bepergian di malam hari. Lalu, apakah dalam 12 bulan terakhir masyarakat mengalami perampasan/pencurian harta atau tidak. Ada juga pertanyaan, apakah dalam satu tahun terakhir tidak pernah mengalami serangan atau perampokan di jalanan.

Untuk Indonesia, kepercayaan warga terhadap kepolisian meningkat signifikan 92% dari tahun sebelumnya 81%. “Indikator sebelumnya turun dipicu peristiwa penanganan demonstrasi yang terbilang masih keras,” tutup Gallup

Berikut peringakat dan poinnya:

BACA JUGA :  Pelaksanaan Hak Asuh Anak: Perlu Pengadilan atau Tidak?

1. Singapura dengan 96 basis poin.

2. Tajikistan dengan 95 basis poin.

3. Norwegia 93 basis poin.

4. Swiss 92 basis poin.

5. Indonesia di peringkat lima dengan raihan sama dengan Swiss, yakni 92 basis poin.

Tinggalkan Balasan