Priadi Dwi Santoso Dan M.Sukron Kedapatan Sabu Seberat 1.87 gram Beserta Alatnya,  Dituntut 6 Bulan dan 3 Bulan Rehabilitasi

Priadi Dwi Santoso Dan M.Sukron Kedapatan Sabu Seberat 1.87 gram Beserta Alatnya,  Dituntut 6 Bulan dan 3 Bulan Rehabilitasi

Surabaya – Jurnal Hukum Indonesia.- Sidang perkara pengguna narkotik jenis sabu yang dilakukan terdakwa Priadi Dwi Santoso dan terdakwa M.Sukron Makmun, kembali di gelar diruang garuda ll Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, dengan agenda pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Zulfikar dari Kejaksaan Negeri Tanjung Perak. Kamis (23/6/2022).

Terdakwa Priadi Dwi Santoso dan terdakwa M.Sukron Makmun saat dilakukan penangkapan kedapatan seperangkat alat hisap berupa Bong serta pipet yang berisi sabu seberat 1,87 gram, hanya dituntut hukuman rehabilitasi saja oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Zulfikar dari Kejari Tanjung Perak.

BACA JUGA :  Ukuran Harta untuk Zakat Fitrah, Berikut Perhitungan Praktisnya

“Meminta kepada majelis hakim agar kedua terdakwa dijatuhi hukuman pidana penjara selama 6 bulan dipotong masa tahanan dan di rehabilitasi medis selama 3 bulan sesuai pasal 127 ayat (1) Undang -Undang No 35 Tahun 2009 tentang narkotika,”ucap Zulfikar dari kejari tanjung perak, saat membacakan tuntutan.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Zulfikar dari kejari tanjung perak sayangnya didalam tuntutan tidak ada mengatakan hal yang memberatkan dan hal yang meringankan kepada kedua terdakwa.

Untuk Diketahui pada hari senen tepatnya tanggal 14 Februari 2022 sekira pukul 21.00 wib kedua terdakwa ditangkap bersama sama dengan berkas terpisah, mendatangi rumah  DPO Farid Sholeh di Jalan Sidonipa No 7 Surabaya untuk membeli naekotika jenis sabu secara patungan.

BACA JUGA :  Bupati Sumenep : Lomba Mural Sebagai Media Penyaluran Kreativitas

Setelah bertemu dengan DPO Farid Sholeh ditempat tinggalnya, kemudian terdakwa Priadi Santoso menyerahkan uang patungannya untuk membeli narkotika jenis sabu sebesar Rp 100 ribu, kemudian kedua terdakwa disuruh oleh DPO Farid Sholeh menunggu didalam WC umum.

Setelah beberapa menit kemudian DPO Farid Sholeh mendatangi kedua terdakwa untuk memberikan seperangkat alat hisap berupa Bong dan satu korek api gas warna merah dan 1 poket narkotika jenis sabu sabu pada terdakwa M.Sukron.

Lantas kedua terdakwa masuk kembali ke tempat WC umum untuk mengkonsumsi sabu yang baru dapat di beli dari DPO Farid Soleh seberat 1.87 gram.kemudian setelah selesai memakai sabu dan kedua terdakwa keluar dari WC umum, langsung ditangkap oleh dua anggouta polisi yang sedang patroli.

Tinggalkan Balasan