Berita  

Puncak Peringatan Hakordia, Ini Pesan Plt Bupati Bangkalan

Avatar of Jurnal Hukum Indonesia
Puncak Peringatan Hakordia, Ini Pesan Plt Bupati Bangkalan

Bangkalan — Jurnal Hukum Indonesia.-

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bangkalan Drs Mohni MM mengikuti peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2022 secara virtual yang diselenggarakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kegiatan yang dibuka langsung oleh Wakil Presiden (Wapres) RI Ma’aruf Amin tersebut mengangkat tema “Indonesia Pulih Bersatu Berantas Korupsi”.

Wapres berharap semangat dari tema tersebut menjadi penguat komitmen dan langkah dari seluruh kementerian atau lembaga serta pemerintah daerah untuk menjalankan rencana kerja pemerintah tahun 2023.

“Kita memperingati Hari Antik Korupsi Sedunia setiap tahun sebagai penanda sekaligus pengingat bagi kita semua bahwa korupsi adalah musuh utama seluruh bangsa,” ucapnya.

Sementara Ketua KPK RI, Firli Bahuri menambahkan, secara khusus KPK menyampaikan penghargaan, apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah menghadiri acara peringatan Hakordia 2022. Firli menyebutkan, bahwa korupsi adalah musuh bersama dan musuh seluruh negara.

BACA JUGA :  Polri dan JNE Jalin Kerjasama Pengawasan Peredaran Narkoba

Oleh sebab itu, ia mengajak agar bergerak, bersatu-padu, tidak hanya gerakan pencinta anti korupsi di Indonesia, tapi berbarengan dengan seluruh kekuatan di dunia.

Karena sesungguhnya terang dia, korupsi adalah bukan hanya kejahatan yang bisa merusak sendi-sendi kehidupan secara negara, tetapi juga merusak sendi-sendi kehidupan secara global.

“Saatnya Indonesia menatap masa depan ekonomi yang menjanjikan, yaitu untuk mewujudkan Indonesia maju,” ujarnya.

Sementara Plt Bupati Mohni berharap semua penyelenggara negara maupun masyarakat terutama di Bangkalan mengawasi segala kegiatan yang ada. Terutama pembangunan di Bangkalan agar bisa berjalan dengan baik.

“Upaya pemberantasan dan pencegahan korupsi membutuhkan peran serta seluruh elemen, selain itu juga butuh inovasi dan terus evaluasi untuk menutup peluang bagi terjadinya korupsi,” kata Wabup.

Tinggalkan Balasan