Berita  

Sebanyak 317 KPM Sektor Transportasi Dapat Bansos Inflasi BBM dari Dishub Bangkalan

Avatar of Jurnal Hukum Indonesia
Sebanyak 317 KPM Sektor Transportasi Dapat Bansos Inflasi BBM dari Dishub Bangkalan

Bangkalan — Jurnal Hukum Indonesia.–

Sebanyak 317 penerima manfaat dari kalangan tukang ojek dan sektor transportasi lainnya mendapat bantuan sosial (Bansos) dampak inflasi bahan bakar minyak (BBM). Penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) ini dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Bangkalan.

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (Permenkeu) Nomor 134/2022 pasal 2, salah satu penerima Bansos tunai adalah sektor transportasi dan ojek. Penyaluran Bansos ini dilaksanakan di kantor Dishub.

Kepala Dishub Bangkalan, Muawi Arifin menyampaikan, masyarakat akan menerima bantuan tunai sebesar Rp 200 ribu tiap bulan selama 3 bulan. Hal tersebut merupakan upaya Dishub untuk mengurangi beban masyarakat akibat dampak inflasi BBM.

“Jadi besaran yang diterima itu Rp 600 ribu untuk 3 bulan,” ujarnya.

Dari 317 penerima hanya 299 orang yang hadir mengambil BLT. Sementara 28 lainnya tidak hadir saat penyaluran. Meski demikian, mereka masih bisa mengambil Bansos itu melalui mekanisme pencairan melalui Bank Jawa Timur (Jatim) dari tanggal 26-28 Desember 2022.

BACA JUGA :  Gubernur Khofifah: Stok Pertamina Cukup, Jangan Panic Buying

Diterangkan, Dishub Bangkalan dapat kuota penerima manfaat 317 orang. Sasarannya mereka yang bergerak di sektor angkutan umum, baik bermotor hingga yang tidak bermotor, penumpang atau barang.

“Sasaran kita adalah pengemudi atau pemilik angkutan penumpang, angkutan barang, ojol (ojek online), ada juga opang (ojek pangkalan) dan pengemudi becak,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan