Berita  

Sejumlah Mobil Dinas Berplat Merah Diganti Plat Hitam, Dinas Terkait Seakan Tutup Mata

Avatar of Jurnal Hukum Indonesia
Sejumlah Mobil Dinas Berplat Merah Diganti Plat Hitam, Dinas Terkait Seakan Tutup Mata

Bangkalan — Jurnal Hukum Indonesia.-

Sejumlah mobil dinas Pemerintah Kabupaten Bangkalan yang seharusnya menggunakan plat merah, kini banyak diubah menjadi plat hitam, Sehingga terkesan kendaraan roda empat milik negara itu sepertinya menjadi milik pribadi. Dari beberapa kejadian tersebut pihak dinas terkait seakan tidak menggubrisnya.

Berdasarkan pantauan, awak media di beberapa lokasi, sejumlah mobil dinas milik oknum pejabat Pemkab Bangkalan sudah berganti plat, seharusnya mobil dinas tersebut berplat merah, tampak diubah menjadi plat hitam, Parahnya, tanpa malu-malu, mobil yang diberi plat nopol hitam itu dipakai untuk kegiatan kedinasan dan di luar kedinasan.

Aipda Imam Wahyudi, S.H selaku Baur STNKB Samsat Polres Bangkalan, memaparkan, “Kami keluarkan Tanda Nomer Kendaraan Bermotor (TNKB) sesuai dengan peruntukannya serta sesuai dengan keinginannya, Jika kendaraan untuk angkutan umum kami keluarkan plat kuning, jika untuk kendaraan operasional pemerintahan kami keluarkan plat merah juga apabila mobil tersebut milik pribadi kami keluarkan plat hitam.” Papar Aipda Imam kepada media. Rabu (30/11/2022).

Adapun kendaraan operasional milik aparatur pemerintah Kabupaten Bangkalan, yang sering diubah serta sering ditemukan dijalanan adalah :
1. M 1029 HP
2. M 1077 HP
3. M 1036 GP
4. M 1249 GP
5. M 1033 GP
6. M 1063 GP
7. M 1209 GP
8. M 1087 HP
9, M 1164 GP
10. M 1068 HP
11. M 8115 GP
12. M 1162 GP
13. M 2748 GP
14. M 3009 GP
15. M 1214 GP
16. M 82 GP
17. M 29 GP
Dari daftar tersebut, masih banyak lagi yang melakukan pelanggaran, berbagai alasan setelah ketahuan dan juga di tanyai oleh LSM serta para Awak madia.

“Pemerintah Kabupaten Bangkalan, beserta penegak hukum lainnya harus bertindak tegas menertibkan para oknum pelanggar yang telah mengubah plat nomor kendaraannya.”

BACA JUGA :  6 Tersangka Kasus Jual Beli Jabatan di Bangkalan Kini Digelandang KPK

Harapan, Ketua Aktivis FAAM Taufik, S.H,S.Ikom,M.H, “Untuk Dinas-dinas, Kades-kades, anggota DPRD Kabupaten Bangkalan, Serta APH Kabupaten Bangkalan terkait perubahan plat nomor yang merah di ganti hitam, Tolong dikembalikan ke asalnya/aslinya sesuai TNKB, Kami berharap bisa dimengerti dan untuk oknum-oknum jangan dinodai kota Bangkalan Dzikir dan Shalawat ini.” Harapnya.

“Para oknum pejabat yang nekat mengganti plat kendaraan dinasnya menjadi warna hitam itu seharusnya malu sama masyarakat, Para oknum pejabat itu harus diberikan sanksi.” Katanya.

Karena menurutnya, berdasarkan UU lalu-lintas No 20 tahun 2009, Pasal 280 jo Pasal 68 ayat 1, kendaraan bermotor yang tidak dipasangi TNKB (Tanda Nomor Kendaraan) yang ditetapkan Polri akan dikenai pidana kurungan dan denda.

BACA JUGA :  Masuk Polda Banten Gunakan Aplikasi Peduli Lindungi, Bidpropam Lakukan Pengawasan

“Penggantian plat kendaraan bermotor merah ke plat hitam jelas pelanggaran, Plat yang diganti itu bukan plat yang dikeluarkan oleh Polri.” Ungkapnya.

Padahal masyarakat sudah tahu, bahwa mobil dinas berpelat merah tersebut dibeli menggunakan anggaran dana APBD, termasuk bahan bakar minyaknya, Sehingga uang itu adalah uang rakyat, bukan uang pribadi yang bisa seenaknya dimanfaatkan. Ungkap Taufik.

Tinggalkan Balasan