Berita  

Sekdes Sooko : Tupoksi Kami Verifikator, Kaitan Bangunan Itu Pemdes Berkomitmen Akan Memperbaiki

Sekdes Sooko : Tupoksi Kami Verifikator, Kaitan Bangunan Itu Pemdes Berkomitmen Akan Memperbaiki

Gresik — Jurnal Hukum Indonesia.- Retaknya bangunan kios baru milik BUMdes, Desa Sooko Kecamatan Wringinanom Kabupaten Gresik, menjadi sorotan sejumlah masyarakat.

Sempat diberitakan sebelumnya melalui portal media online bahwa ada keterlibatan Sekretaris Desa terkait dugaan korupsi bangunan tersebut.

Di kantornya, Kamis (06/07/2022) Sekretaris Desa Sooko, Jazuli mengaku kalau dirinya tidak pernah ikut campur dalam pembuatan kios pasar milik BUMdes itu. Ia hanya menjalankan tugas sesuai tupoksi Sekdes tidak lebih dari itu.

Pada Selasa siang, (05/07) sejumlah pemuda desa melakukan aksi protes di area proyek pasar desa, dengan membentangkan kardus yang bertuliskan “Bongkar Dugaan Korupsi Kios Pasar Desa. Warga Kecewa. Kios Ini Di Segel, dan Sekdes Harus Bertanggungjawab”.

BACA JUGA :  Haedar Menyebut Dunia Nyaris Bisu Terhadap Serangan yang Dilakukan Israel

“Apa yang harus dipertanggungjawabkan mengenai proyek itu, kami sudah menjalankan sesuai tugas dan pokok fungsi kami di desa, Dengan bentangan poster itu, kan, seolah-olah menyudutkan saya,”Jelas Sekdes Sooko, Jazuli.

Pihaknya menambahkan,”bukan berarti dengan munculnya polemik ini, Pemdes lari dari kenyataan, kami akan hadapi, dan siap memperbaiki bangunan itu,”tandasnya.

Ditempat yang sama, Kepala Desa Sooko, H. Sutrisno menyampaikan kalau dirinya, adalah pejabat yang baru, setelah memenangkan dari tiga kandidat lainnya pada Pilkades bulan Maret lalu, dan resmi menjadi Kepala Desa definitif sejak 20 April 2022.

BACA JUGA :  Presiden Apresiasi MK dalam Percepatan Transformasi Peradilan Digital di Masa Pandemi

“Dengan aksi tersebut, kami apresiasi baik, itu memang haknya masyarakat, kami turut bangga punya warga yang kritis, dan yang menjadi catatan jangan sampai aksi tersebut ditumpangi oleh pihak lain, kami disini terbuka,”kata dia.

“Kami juga berterimakasih ada yang mengingatkan, sebagai introspeksi diri kami untuk berbenah Desa Sooko ini, yang jelas untuk menuju transformasi itu tidak mudah,”lanjutnya.

Dikatakan Sutrisno,”kami juga berterimakasih kepada rekan-rekan media dan LSM, sudah mengkritisi wilayah kami, semoga ini menjadikan kontrol yang bermanfaat untuk kemajuan desa,”bebernya.

BACA JUGA :  Pemprov Dukung EJEC 2021 Bagian Dari Pembinaan Talenta Anak Muda Jatim

“Kami menghimbau kepada masyarakat desa, agar menjadi masyarakat yang cerdas, kami terbuka untuk kritik yang konstruktif, jangan tiba-tiba demo, padahal kami ada, mari kita bersinergi untuk membangun Sooko yang kondusif, aman dan nyaman,”Pungkas mantan Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah tersebut.

Tinggalkan Balasan