Berita  

Terdakwa Priadi dan M Sukron Terbukti Kedapatan Sabu Seberat 1.87 Gram Beserta Pipetnya, Hanya Divonis 6 Bulan Dan 3 Bulan Rehabilitasi

Terdakwa Priadi dan M Sukron Terbukti Kedapatan Sabu Seberat 1.87 Gram Beserta Pipetnya, Hanya Divonis 6 Bulan Dan 3 Bulan Rehabilitasi

Surabaya — Jurnal Hukum Indonesia.- Sidang lanjutan perkara tindak pidana penyalahgunaan narkotika yang dilakukan ketiga terdakwa dengan dua berkas terpisah terdakwa Priadi Dwi Santoso dan M. Sukron Makmun sedangkan terdakwa Farid Sholeh (berkas terpisah) dengan agenda pembacaan amar putusan oleh Ketua Majelis Hakim Erintuah Damanik di ruang garuda 2 Pengadilan Negeri (PN) surabaya,

Dalam amar putusan yang dibacakan oleh Ketua Majelis Hakim Erintuah Damanik mengatakan, bahwa terdakwa Priadi Dwi Santoso dan terdakwa M. Sukron Makmum terbukti bersalah secarah sah dan meyakinkan melakukan tindak Pidana sebagaimana diatur dalam dakwaan Kombinasi Kedua Pasal 127 Ayat (1) huruf a UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Mengadili menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Priadi Dwi Santoso dan terdakwa M,Sukeon Makmun hanya dengan Pidana Rehabilitas masing – masing selama 6 bulan serta di Rehabilitasi Medis selama 3 bulan di Rumah Sakit Jiwa Menur Provinsi Jawa Timur di Surabaya,”kata Hakim Damanik di ruang Garuda 2 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Kamis, (14/07/2022).

BACA JUGA :  Gubernur Khofifah Beri Apresiasi 1.000 Seniman dan 240 Juru Pelihara Cagar Budaya Jatim

Ketua Majelis Hakim didalam pertimbangannyq pada kedua terdakwa hal yang memberatkan  terdakwa karena, perbuatan kedua terdakwa tidak mendukung program Pemerintah dalam hal pemberantasan Narkotika dan hal yang meringankan kedua terdakwa adalah terdakwa belum pernah dihukum.

Atas putusan tersebut baik terdakwa maupun Jaksa Penuntut Umum Diah Ratri Hapsari dari Kejari Perak  Pengganti Jaksa Zulfikar, menyatakan menerima putusan,”iya yang mulia, kami terima,” saut JPU

Untuk diketahui berdasarkan surat dakwaan bahwa, pada hari Senin, 14 Febuari 2022, sekitar Pukul 21.00 WIB. terdakwa Priadi Dwi Santoso dan terdakwa M. Sukron Makmun membeli sabu dengan harga Rp.100 ribu. Secara patungan kepada Farid Sholeh (berkas terpisah) dengan mendatangi rumahnya di Jalan Sidonipah, Surabaya.

BACA JUGA :  Kalemdiklat Polri Berikan Pengarahan Sesuai SOP Penanganan Bencana di Lumajang

Kemudian para terdakwa diperintah oleh saksi Farid untuk menunggu di dalam ponten setelah beberapa menit kemudian, Farid datang dengan memberikan seperangakat alat hisap sabu (Bong, korek api dan satu poket sabu) selanjutnya Para Terdakwa masuk kedalam ponten untuk mengkonsumsi / mengunakan narkotika jenis sabu, setelah selesai mengkonsumsi. Kemudian terdakwa Priadi menaruhnya di bibir bak mandi di dalam ponten, saat keluar dari ponten kedua terdakwa ditangkap Suwarto dan Suprapto dan digeledah ditemukan barang bukti berupa sabu seberat 1,87 gram berserta pipat kaca.

BACA JUGA :  Peringati 77 tahun RI di Lisbon, Menteri Johnny Ungkap Sejarah Hubungan Bilateral

Atas perbuatan terdakwa JPU Sulfikar dari Kejaksaan Negeri Tanjung Perak Surabaya mendakwa dengan Pasal 112 ayat (1) Jo. Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan menuntut terdakwa d dengan dakwaan Kombinasi Kedua Pasal 127 Ayat (1) huruf a UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo. Pasal 55 ayat (1) Ke-1 KUHPidana, dengan Pidana Penjara 6 bulan serta dilakukan rehabilitasi medis di Rumah Sakit (RS) Jiwa Menur di Surabaya.

Tinggalkan Balasan