Berita  

Terkesan Tebang Pilih Dalam Penetapan PPK, Pemuda Pimpinan Media Asal Tanah Merah Laporkan KPU Kepada Bawaslu Bangkalan

Avatar of Jurnal Hukum Indonesia
Terkesan Tebang Pilih Dalam Penetapan PPK, Pemuda Pimpinan Media Asal Tanah Merah Laporkan KPU Kepada Bawaslu Bangkalan

Bangkalan – Jurnal Hukum Indonesia.–

Tahapan demi tahapan sudah di lalui oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di setiap Kabupaten/ Kota, untuk menjaring beberapa Peserta. Salah satunya Rekrutmen Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kabupaten Bangkalan di 18 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bangkalan.

Tahapan Rekrutmen itu di mulai sejak tanggal 20 November 2022 hingga tahapan pleno penetapan Peserta PPK terpilih pada 14 Desember 2022.

Beberapa tahapan yang harus dilalui oleh peserta PPK diantaranya
1. Melakukan pendaftaran di aplikasi resmi siakba.kpu.go.id
2. Penetapan administrasi kelengkapan peserta
3. Uji tertulis secara Online berupa CAT
4. Tes wawancara atau interview

Serta penetapan peserta, ditetapkan dan diumumkan pada tanggal 14 Desember 2022 oleh KPU Bangkalan dengan Nomor Surat,

BACA JUGA :  Kapolda Riau Gelar Apel Kehormatan Bukti TNI-Polri Semakin Solid

NOMOR: 402/PP.04.1-Pu/3526/2022

TENTANG HASIL SELEKSI WAWANCARA CALON ANGGOTA PANITIA PEMILIHAN KECAMATAN UNTUK PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024

Berdasarkan Berita Acara Rapat Pleno KPU Kabupaten Bangkalan Nomor
101/PP.04.1-BA/3526/2022, menetapkan beberapa peserta yang Lolos dan terpilih sebagai PPK di 18 Kecamatan di Kabupaten Bangkalan.

Namun dari penetapan itu salah satu peserta asal Kecamatan Tanah Merah inisial (IS) merasa ada yang janggal, diantara kejanggalannya adalah:

1. Regulasi/ Aturan dan Poin-poin yang di ambil oleh KPU Bangkalan dalam penetapan peserta PPK tidak jelas, terutama dalam tes wawancara
2. Pada saat Tes Wawancara pertanyaan yang di lakukan oleh penguji di rekam menggunakan Laptop/ Notebook, apakah di jadikan rujukan dalam mempertimbangkan peserta yang akan di pilih
3. Ada beberapa peserta terpilih di Kecamatan Tanah Merah yang terindikasi sebagai ASN inisial (AM), Satpol PP inisial (S) dan sebagai PNS inisial (M).

BACA JUGA :  Tips Belanja Daging Segar atau Jeroan Tetap Aman Meski PMK Masih Mewabah

Bahkan parahnya lagi di Kecamatan Galis ada Peserta inisial (H) yang terindikasi aktif menjadi pendamping PKH. Bahkan sudah jelas peraturan Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Nomor : 02/3/KP 05.03/10/2020 tentang kode etik SDM PKH dan tidak boleh Double job.

Ini terkesan KPU Bangkalan asal pilih dan asal-asalan dalam menetapkan Peserta sebagai PPK terpilih.

Dari kejanggalan itu (IS) melaporkan KPU dan Komisioner Bangkalan kepada Bawaslu Kabupaten Bangkalan, yang sebelumnya kata (IS), “Saya sudah sempat mendatangi KPU Bangkalan dua kali, Jum’at (16/12/2022) dan Senin (19/12/2022) untuk melakukan Konfirmasi, namun tidak ada pihak KPU, Baik Ketua KPU, Komisioner ataupun Sekertariat yang bisa di temui”, ucap (IS) yang juga sebagai Pimpinan Media Online Sisi Realita, pada media ini, Senin (19/12/2022).

(IS) sempat menghubungi Ketua Bawaslu untuk membuat laporan, namun Ketua Bawaslu mengarahkan Pelapor kepihak Layanan Informasi yang di temui oleh Mustofa SK, SH,. Dengan Nomor Laporan: 004/LP/PL/Kab/16.10/XII/2022 dan laporan itu oleh pihak Pelapor (IS) juga di sampaikan ke Ketua Bawaslu Bangkalan melalui Via WhatsApp, pada Senin (19/12/2022) siang.

Adapun pihak pelapor meminta laporan itu segera di tindak lanjuti, agar KPU Bangkalan tidak terkesan tebang pilih dalam menentukan Peserta PPK, serta nilai dari transparansi dari KPU Bangkalan dapat di pertanggung jawabkan.

Tinggalkan Balasan