Berita  

Tingkatkan Kapasitas SDM dalam Bidang Kehumasan dan Jurnalistik yang Ramah Anak, KPAI Gelar Pelatihan Bersama 5 Lembaga Kehumasan

Tingkatkan Kapasitas SDM dalam Bidang Kehumasan dan Jurnalistik yang Ramah Anak, KPAI Gelar Pelatihan Bersama 5 Lembaga Kehumasan

Jakarta — Jurnal Hukum Indonesia.- Dalam rangka meningkatkan kapasitas SDM dan mutu pelayanan publik dalam bidang kehumasan dan jurnalistik yang ramah anak, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menyelenggarakan Pelatihan Jurnalistik di Redtop Hotel & Convention Center, Pecenongan, Jakarta Pusat, Selasa (12/7).

Selain dihadiri oleh beberapa perwakilan dari bagian dalam struktur organisasi internal KPAI, Pelatihan tersebut turut dihadiri oleh perwakilan dari 5 Lembaga Kehumasan, diantaranya Humas KPAI, Humas KemenPPPA, Humas LPSK, Humas Komnas HAM, dan Humas Polri.

Dalam sambutannya, Kepala Sekretariat KPAI, Elita Gafar berharap, setelah dilaksanakannya pelatihan ini, terjalin sinergi antara lembaga kehumasan dalam memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pemberitaan yang ramah anak.

BACA JUGA :  Dua Minggu Lagi, Pemerintah Terapkan Kebijakan Vaksin Booster Jadi Syarat Mobilitas

“Kita bersama-sama menginginkan kemajuan bagi penyelenggaraan perlindungan anak di Indonesia. Kerjasama yang sinergis antara KPAI, KemenPPPA, Mabes Polri, LPSK dan Komnas HAM untuk bergerak lebih cepat dalam mewujudkan berbagai program penyelenggaraan perlindungan anak yang ada. Saya percaya, dengan potensi yang dimiliki kita semua, disertai dengan kinerja baik yang berintegritas dan profesional, mampu membawa perubahan yang positif dalam pengawasan penyelenggaraan perlindungan anak di Indonesia. Mari bekerjasama memberikan peran serta terbaik dalam setiap bidang yang dipercayakan pada kita masing-masing,” ungkap Kepala Sekretariat KPAI.

BACA JUGA :  Komisi III DPR RI Dukung Polri Tindak Semua Pelanggar Aturan Lalu Lintas

Dalam sambutannya, Kepala Sekretariat KPAI menyampaikan, bahwa kemampuan jurnalistik sangat penting dan strategis untuk mempublikasikan, menginformasikan kebijakan dan mengcounter berita-berita negatif.

“Jurnalistik merupakan bagian dari komunikasi massa yang berhubungan dengan masyarakat luas. Kemampuan jurnalistik saat ini menjadi penting dan strategis agar dapat digunakan untuk mempublikasikan, menginformasikan kebijakan dan mengcounter berita-berita negatif. Kemampuan jurnalistik menuntut profesionalisme SDM, keterampilan dan ketepatan dalam penyajiannya serta mampu mengartikulasikan realitas ke dalam bentuk tulisan sehingga fungsi kehumasan menjadi efektif serta kinerja lembaga dapat terinformasikan dengan baik serta pesan yang akan disampaikan kepada masyarakat luas menjadi menarik,” jelas Elita Gafar.

BACA JUGA :  Apakah Pelaku Bisa Menuntut Korban yang Melakukan Pembelaan Diri Diluar Batas?

Dalam pelatihan tersebut, menghadiri narasumber yang mumpuni dan berpengalaman dalam teknik penulisan berita, diantaranya, Dr. Sri Mustika, Dosen Prodi Ilmu Komunikasi UHAMKA, dan Sonya Hellen, Jurnalis Kompas TV.

Materi dalam pelatihan tersebut menyajikan beberapa materi dan unsur penting dalam penulisan berita, diantaranya :

– Teknik Menulis Berita

– Teknik Menyunting dan Meramu Naskah

– Karakteristik Media Cetak

– Penulisan Bahasa Press Release

Tinggalkan Balasan