Berita  

Wakil Bupati Blitar Rahmad Santoso Dan Dandim 0808 Blitar Sapto Dwi Priyono, Menghadiri Liga Santri Kasad Tahun 2022 Di Kodam V Brawijaya

Avatar of Jurnal Hukum Indonesia
Wakil Bupati Blitar Rahmad Santoso Dan Dandim 0808 Blitar Sapto Dwi Priyono, Menghadiri Liga Santri Kasad Tahun 2022 Di Kodam V Brawijaya

Surabaya — Jurnal Hukum Indonesia.-

Rahmat Santoso Wakil Bupatì Blitar menghadiri kegiatan penyambutan kontingen Liga Santri Piala Kasad tahun 2022 yang digelar di Gedung Balai Prajurit Kodam V/Brawijaya. Hal itu menyusul tim laga Ponpes Anharul Ulum (Blitar) berhasil lolos dalam babak delapan besar ditingkat Nasional dalam kompetisi Liga Santri Piala Kasad Tahun 2022.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Blitar Rahmad Santoso didampingi Dandim 0808/Blitar, Letkol Inf. Sapto Dwi Priyono. “Alhamdulillah setelah melalui proses panjang, tim dari Ponpes Anharul Ulum mampu menembus babak delapan besar di tingkat Nasional,” jelas Rahmat Santoso saat menghadiri penyambutan kontingen Liga Santri Piala Kasad di Surabaya, Kamis (3/11/2022).

BACA JUGA :  Polisi Ungkap Pembunuhan Pria di Tangerang Selatan yang Dipicu Perselisihan

Menurut Rahmat Santoso, dalam kompetisi nasional ini, tidaklah mudah untuk lolos dalam babak delapan besar. Mengingat banyaknya pesaing yang cukup kompeten dibidangnya. Sehingga prestasi tersebut patut diapresiasi.

“Kami pun cukup bangga. Ternyata santri juga jago dalam bermain bola,” terangnya.

Disamping itu, Wakil Bupati Blitar Rahmad Santoso juga mengapresiasi TNI AD, Khususnya Kodam V/Brawijaya yang turut membantu dalam merealisasikan program Liga Santri Piala Kasad tahun 2022, terutama dalam mencari bibit bibit baru dalam dunia persepakbolaan Indonesia yang berasal dari kalangan santri.

BACA JUGA :  Dorong Kelahiran Talenta Digital, Menkominfo Resmikan Dua Gedung Unwira

“Program ini jangan berhenti sampai disini. Pemerintah daerah juga siap membantu dan mendukung kegiatan-kegiatan yang positif demi kemajuan bangsa,” tegasnya.

Wakil Bupati Blitar Rahmad Santoso juga berpesan kepada kalangan santri untuk terus mengembangkan potensi maupun skillnya dibidang sepak bola. Sebab, hal itu tidak hanya mengharumkan nama daerah, melainkan bangsa Indonesia.

Tinggalkan Balasan