Berita  

Water Fountain di Telaga Ngebel, Jawaban Atas Naiknya Target PAD di Jawa Timur

Water Fountain di Telaga Ngebel, Jawaban Atas Naiknya Target PAD di Jawa Timur

Jatim — Jurnal Hukum Indonesia.–

Water fountain di Dubai, Uni Emirat Arab, telah memegang rekor taman terbaik dan terbesar di dunia. Kalau di Indonesia ada Taman Air Sri Baduga, Purwakarta, yang disebut-sebut terbesar se-Asia Tenggara. Ponorogo belakangan ikut menyodok dengan membangun water fountain di Telaga Ngebel. Kesamaan ketiganya berupa air mancur yang menari di atas permukaan danau.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Ponorogo Judha Slamet Sarwo Edi sadar akan potensi lebih air mancur menari di Telaga Ngebel itu. Sebab, destinasi wisata air mancur lainnya yang ada di Indonesia sebatas dibangun di kawasan taman kota. ‘’Air mancur menari di Telaga Ngebel benar-benar menyembur dari telaga,’’ kata Judha seusai peresmian water fountain di Telaga Ngebel, Minggu (1/1/2023).

BACA JUGA :  Presiden: Rehabilitasi Lahan Kritis Dimulai dari Pembangunan Persemaian

Deretan destinasi wisata water fountain lainnya di Indonesia adalah Taman Air Mancur Bekapai, Balikpapan; Air Mancur Menari Taman Pesanggrahan Padjadjaran, Purwakarta; Air Mancur Menari Grand Indonesia, Jakarta; Air Mancur Pesona Monas, Jakarta; Air Mancur Menari Taman Lumintang, Denpasar; Air Mancur Menari Taman Vanda, Bandung; dan Air Mancur Menari Jembatan Kenjeran, Surabaya.

Menurut Judha, pembangunan water fountain adalah jawaban atas naiknya target pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi masuk kawasan wisata Telaga Ngebel yang tembus Rp 5 miliar pada 2023. Naik lebih dua lipat dari tahun sebelumnya yang hanya Rp 2,1 miliar. Pihaknya mafhum harus mampu mengelola daya tarik agar pengunjung terus berdatangan. Pertunjukan air mancur menari di Telaga Ngebel rencananya berlangsung malam pada setiap akhir pekan.

‘’Perlu penataan tribun penonton dan kawasan pedagang kaki lima,’’ jelasnya.

Tinggalkan Balasan